주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

"Tinggal 2 Tahun Lagi..." 60% Proyek Pembangunan Kembali Publik di Seoul Belum Menetapkan Zona Perbaikan

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Proyek pembangunan kembali publik (public redevelopment) yang diperkenalkan sebagai solusi untuk memperluas pasokan perumahan di Seoul terbukti memberikan hasil yang lamban, bahkan memasuki tahun keempat sejak lokasi proyek pertama kali dipilih. Korea Land and Housing Corporation (LH) dan Seoul Housing and Communities Corporation (SH) telah menyeleksi lokasi proyek pembangunan kembali publik selama dua tahun sejak 2021 untuk menjalankan proyek perbaikan kawasan, namun saat ini ditemukan bahwa 6 dari 10 lokasi proyek tersebut belum mendapatkan penetapan zona perbaikan (redevelopment zone).

Pembangunan kembali publik adalah proyek pembangunan kembali di mana badan usaha milik negara seperti LH atau SH berpartisipasi sebagai pelaksana tunggal atau gabungan. Pemerintah memperkenalkan sistem ini sebagai cara untuk menambah pasokan rumah di Seoul saat mengumumkan langkah-langkah penguatan basis pasokan rumah di wilayah ibu kota pada Mei 2020. Tujuannya adalah agar sektor publik dapat berpartisipasi dalam proyek perbaikan yang mengalami stagnasi akibat konflik internal atau kurangnya nilai ekonomis guna mempercepat pelaksanaan proyek.

Pemandangan kompleks perumahan di Seoul yang dilihat dari Lotte World Tower, Distrik Songpa, Seoul; tidak terkait dengan isi artikel tertentu. Foto=Reporter Choi Jun-pil
Pemandangan kompleks perumahan di Seoul yang dilihat dari Lotte World Tower, Distrik Songpa, Seoul; tidak terkait dengan isi artikel tertentu. Foto=Reporter Choi Jun-pil

Menurut data LH dan SH, saat ini (per tanggal 18) terdapat 33 lokasi proyek pembangunan kembali publik yang sedang dikerjakan di Seoul. LH bertindak sebagai pelaksana di 19 lokasi, sementara SH di 14 lokasi. LH dan SH telah memilih lokasi proyek dalam dua tahap, yakni tahap pertama pada 2021 (24 lokasi) dan tahap kedua pada 2022 (9 lokasi). Total pasokan rumah yang diharapkan dari seluruh lokasi proyek ini mencapai 41.000 unit (27.000 unit oleh LH).

Namun, di tahun keempat sejak pemilihan lokasi pertama, 6 dari 10 proyek pembangunan kembali publik di Seoul masih berada di tahap awal. Menurut kedua perusahaan tersebut, saat ini hanya ada 13 lokasi proyek (39% dari total) yang telah menyelesaikan penetapan zona perbaikan dan sedang mendorong tinjauan terintegrasi untuk mendapatkan persetujuan rencana pelaksanaan proyek. Lokasi lainnya masih dalam tahap penyusunan rencana perbaikan (9 lokasi) atau sedang dalam tahap perencanaan awal (11 lokasi). Dengan kata lain, 20 dari 33 lokasi proyek (61%) belum berhasil melewati tahap pertama yang merupakan rintangan awal bagi proyek perbaikan, yaitu penetapan zona perbaikan.

Lokasi pembangunan kembali publik di Seoul yang telah menyelesaikan penetapan zona perbaikan saat ini meliputi 6 lokasi yang dilaksanakan oleh LH (Sinseol 1, Jeonnong 9, Seongbuk 1, Jangwi 9, Sinwol 7-dong 2, dan area Geoyeo Saemaul) serta 7 lokasi oleh SH (Gangbuk 5, Yongdu 1-6, Yangpyeong 13, Hong-eun 1, Yeonhui 2, Chungjeong-ro 1, dan Jangwi 8). Lokasi yang masih dalam tahap perencanaan awal adalah 9 lokasi yang dipilih pada tahap kedua tahun 2022 (area Dorim-dong 26-21, Yeongeon-dong 305, Myeonmok-dong 527, Sinwol 5-dong 77, Guro-dong 252, Siheung 4-dong 4, Chang-dong 470, Eungam 101, dan Ahyon 699) serta 2 lokasi yang dipilih pada tahun 2021 (area Sungin 1169 dan Sanggye 3).

Saat memperkenalkan sistem pembangunan kembali publik, pemerintah menyatakan target durasi proyek selama 5 tahun. Pembangunan kembali publik mengikuti prosedur yang meliputi pemilihan lokasi kandidat, perencanaan awal, penyusunan rencana perbaikan, penetapan zona perbaikan, penunjukan pelaksana proyek, pemilihan kontraktor konstruksi, tinjauan terintegrasi, persetujuan rencana pelaksanaan proyek, persetujuan rencana pengelolaan aset, dimulainya konstruksi, hingga penyelesaian. Pemerintah mengklaim akan memangkas durasi proyek pembangunan kembali dari 10 tahun menjadi kurang dari 5 tahun melalui tinjauan sub-komite perencanaan kota dan tinjauan terintegrasi untuk rencana pelaksanaan proyek.

Seorang pejabat LH mengatakan, "Meski ada keterlambatan di beberapa lokasi karena belum tercapainya tingkat persetujuan warga, kecepatan keseluruhan proyek pembangunan kembali publik yang saat ini berjalan masih lebih cepat dibandingkan proyek swasta." Pejabat SH menambahkan, "Kami menjalankan proyek pembangunan kembali publik dengan normal sesuai dengan situasi di masing-masing zona. Jika dilihat secara keseluruhan, sulit untuk mengatakan bahwa progresnya lambat."

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
차형조 기자

건설·부동산 시장과 재계 이슈를 취재합니다. 열린 마음으로 듣고 정확하게 쓰겠습니다.

cha6919@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지