주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Biz People
Citra 'Patriotik' Ketua Binggrae Kim Ho-yeon Tercoreng Akibat Kasus Penyerangan Anak Sulung

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Binggrae005180, yang terus mencatatkan kinerja keuangan yang solid, kini menghadapi masalah yang tidak terduga. Hal ini terjadi setelah terungkapnya kasus di mana Kim Dong-hwan, presiden direktur sekaligus putra sulung Ketua Binggrae Kim Ho-yeon, dilaporkan melakukan penyerangan terhadap petugas polisi. Kekhawatiran pun meningkat bahwa pertumbuhan Binggrae, yang tahun lalu mencatatkan rekor kinerja tertinggi dan membidik posisi nomor satu di industri es krim tahun ini, mungkin akan terhambat. Situasi ini tentu menambah beban pikiran bagi Kim Ho-yeon yang memimpin Binggrae.

Kampanye ‘Pertama Kali Memakai Kemerdekaan’ (foto) yang dilakukan Binggrae untuk memperingati Hari Kemerdekaan mendapat sambutan positif, namun citra perusahaan kini terpukul oleh kasus penyerangan yang melibatkan Presiden Direktur Kim Dong-hwan, putra sulung Ketua Kim Ho-yeon. Foto=Situs web Binggrae
Kampanye ‘Pertama Kali Memakai Kemerdekaan’ (foto) yang dilakukan Binggrae untuk memperingati Hari Kemerdekaan mendapat sambutan positif, namun citra perusahaan kini terpukul oleh kasus penyerangan yang melibatkan Presiden Direktur Kim Dong-hwan, putra sulung Ketua Kim Ho-yeon. Foto=Situs web Binggrae

Tokoh (Character)

Ketua Kim Ho-yeon lahir di Cheonan, Chungnam, pada 29 April 1955. Beliau adalah putra kedua dari pendiri Grup Hanwha, mendiang Ketua Kim Jong-hee, dan adik dari Ketua Grup Hanwha saat ini, Kim Seung-yeon. Beliau lulus dari SMA Gyeonggi dan melanjutkan studi di jurusan Perdagangan Universitas Sogang. Beliau meraih gelar master dari Universitas Hitotsubashi (Ekonomi) dan Universitas Yonsei (Administrasi Publik), serta gelar doktor manajemen dari Universitas Sogang. Karena memiliki minat yang besar di bidang kesejahteraan sosial, beliau juga memperoleh sertifikasi sebagai pekerja sosial. Pada tahun 1983, beliau menikah dengan Kim Mi, cucu dari pejuang kemerdekaan Baekbeom Kim Koo, dan dikaruniai dua putra serta satu putri.

Beliau dikenal memiliki semangat belajar yang tinggi dan gemar membaca. Minatnya terhadap gerakan kemerdekaan juga sangat besar. Beliau bahkan menamai perusahaannya "Binggrae" karena terinspirasi oleh pemikiran 'Binggrae' dari Dosan Ahn Chang-ho. Pada tahun 1993, beliau menyumbangkan dana pribadi untuk mendirikan Yayasan Kim Koo, dan pada tahun 2011 mendirikan Yayasan Amal Binggrae untuk memberikan beasiswa bagi keturunan pejuang kemerdekaan.

Karier (Career)

Setelah ayahnya, Ketua Kim Jong-hee, meninggal dunia secara mendadak pada tahun 1981, beliau terlibat dalam sengketa manajemen selama 10 tahun dengan kakaknya, Ketua Kim Seung-yeon. Pada tahun 1992, beliau menjabat sebagai ketua Binggrae setelah perusahaan tersebut memisahkan diri dari Grup Hanwha. Pada tahun 2008, beliau melepas manajemen operasional dan beralih ke dunia politik, dengan hanya mempertahankan status sebagai pemegang saham utama Binggrae. Kim Ho-yeon mencalonkan diri sebagai anggota Majelis Nasional ke-18 pada tahun 2008 melalui Partai Grand National namun gagal, lalu terpilih dalam pemilihan sela pada tahun 2010. Meski gagal kembali dalam pemilihan umum ke-19 tahun 2012, beliau tetap aktif di dunia politik sebagai "orangnya Park Geun-hye" dengan menjabat sebagai kepala kampanye pemilihan mantan Presiden Park Geun-hye. Namun, karier politiknya tidak berlangsung lama. Pada tahun 2014, beliau kembali ke manajemen sebagai direktur terdaftar di Binggrae dan mengakhiri enam tahun karier politiknya.

Penampilan saat aktif di kampanye pemilihan mantan Presiden Park Geun-hye pada tahun 2012. Foto=Bizhankook DB
Penampilan saat aktif di kampanye pemilihan mantan Presiden Park Geun-hye pada tahun 2012. Foto=Bizhankook DB

Kemampuan (Capability)

Ketua Kim Ho-yeon diakui atas kemampuan manajerialnya dalam membangkitkan kembali Binggrae yang sempat sulit beroperasi secara normal. Ketika beliau mengambil alih manajemen pada tahun 1992, rasio utang Binggrae mencapai 4.200%. Meski sempat dinilai mustahil untuk diselamatkan karena defisit modal yang berkepanjangan, beliau berhasil memperbaiki kinerja perusahaan secara drastis melalui peluncuran produk hit seperti Merona. Pada awal tahun 2000-an, beliau melakukan restrukturisasi dengan menutup bisnis mi instan yang menjadi bisnis inti dan mengalihkan hak operasional bisnis makanan ringan, sehingga rasio utang turun menjadi 54% pada tahun 2004. Memasuki tahun 2010-an, beliau secara agresif melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri. Dimulai dengan pendirian entitas luar negeri di Brasil pada tahun 2013, beliau merambah ke Amerika Serikat, Tiongkok, Vietnam, dan lainnya untuk menjual produk unggulan Binggrae seperti Merona, susu rasa pisang, dan Dewy Sanyang. Berkat popularitas produk Binggrae yang tinggi di luar negeri, tahun lalu Binggrae mencatat rekor kinerja tertinggi, dengan laba operasional yang menembus angka 100 miliar won untuk pertama kalinya.

Pemasaran patriotik yang memanfaatkan latar belakang keluarganya sebagai keturunan pejuang kemerdekaan juga terbukti efektif. Baru-baru ini, kampanye media sosial yang dilakukan Binggrae untuk memperingati Hari Kemerdekaan mendapat sambutan hangat. Selain itu, fakta bahwa Ketua Kim Ho-yeon secara konsisten mendukung keturunan pejuang kemerdekaan membuat perusahaan dikenal oleh konsumen sebagai 'perusahaan yang baik'. Beliau juga mengelola citra dengan mempublikasikan kegiatan sukarela yang dilakukan bersama keluarganya.

Kritik (Critical)

Kebijakan dividen Binggrae terus menjadi kontroversi. Jete, anak perusahaan logistik Binggrae, terus meningkatkan dividen setiap tahun tanpa mempedulikan kinerjanya. Tahun lalu, laba operasional Jete turun 29% dan laba bersih turun 14%, namun dividen justru naik 18% dibanding tahun sebelumnya. Dividen Jete terus meningkat setiap tahun, dan tahun lalu untuk pertama kalinya rasio pembayaran dividen (proporsi dividen dari laba bersih) melampaui 50%. Jete dimiliki 100% oleh ketiga anak Ketua Kim Ho-yeon. Industri berspekulasi bahwa Binggrae mungkin memanfaatkan Jete dalam proses suksesi manajemen. Ketua Kim sendiri dikenal sebagai penerima dividen terbesar di industri makanan karena kebijakan dividen tinggi Binggrae. Tahun ini, beliau menerima lebih dari 9,4 miliar won dalam bentuk dividen.

Baru-baru ini, beliau juga pusing akibat masalah keluarga. Hal ini dikarenakan fakta bahwa putra sulungnya, Presiden Direktur Binggrae Kim Dong-hwan, melakukan penyerangan terhadap petugas polisi saat dalam keadaan mabuk. Kim diduga membuat keributan dalam keadaan mabuk di sebuah kompleks apartemen di Ichon-dong, Yongsan-gu, Seoul, pada 17 Juni, dan menyerang petugas polisi yang datang setelah dilaporkan oleh warga. Kejaksaan Distrik Seoul Barat mendakwa Kim tanpa penahanan bulan lalu atas tuduhan menghalangi pelaksanaan tugas resmi.

Tantangan (Challenges)

Akibat kasus penyerangan yang dilakukan putra sulung Ketua Kim Ho-yeon, Binggrae mengalami pukulan besar pada citra perusahaannya. Selama ini Binggrae telah membangun citra sebagai 'perusahaan patriotik' dan 'perusahaan yang baik', namun kini opini publik memburuk karena risiko pemilik (*owner risk*).

Proses suksesi pun dinilai sedang menghadapi lampu merah. Kim Dong-hwan bergabung dengan Binggrae pada tahun 2014, menjabat sebagai kepala departemen dan manajer di divisi pembelian, sebelum naik menjadi Direktur Strategi Pemasaran pada Januari 2021. Promosinya menjadi Presiden Direktur pada Maret tahun ini dianggap sebagai dimulainya proses suksesi secara resmi di Binggrae. Namun, munculnya insiden memalukan tepat setelah kenaikan jabatannya membuat banyak pihak berargumen bahwa perlu dilakukan evaluasi ulang terhadap kepemimpinan Kim. Mengingat industri memprediksi bahwa suksesi di Binggrae bisa berubah setelah insiden ini, beban pikiran Ketua Kim diprediksi akan semakin berat.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
박해나 기자

유통 산업과 기업 이슈를 취재합니다. 놓치고 있는 이야기가 있다면 들려주세요.

phn0905@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지