주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Wawasan Properti
'Kawasan Elite Terbesar di Gangnam dalam 10 Tahun ke Depan'... Alasan Mengapa Harus Melirik Bangbae-dong

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] Nama Bangbae-dong diketahui berasal dari ciri geografis wilayah tersebut. 'Bangbae(方背)' merupakan gabungan dari karakter 'Bang(方/persegi/arah)' dan 'Bae(背/punggung)', yang berasal dari topografi yang tampak tertutup di segala sisi, yakni wilayah yang dikelilingi oleh pegunungan. Karena area Bangbae-dong terletak di bawah kaki gunung sejak zaman Dinasti Joseon, nama tersebut diberikan dengan makna wilayah yang dikelilingi gunung seolah-olah membelakangi seseorang.

Karena Bangbae-dong tidak dikembangkan dalam waktu yang lama dan mempertahankan karakteristik topografi alaminya sebagai kawasan pertanian, penduduk setempat menggunakan nama tempat berdasarkan ciri geografis tersebut. Hingga saat ini, masih banyak ruang hijau seperti Taman Seoripul di sekitar Bangbae-dong, sehingga karakteristik geografisnya masih terjaga hingga taraf tertentu.

18일 서울 서초구 방배5구역 재건축 단지인 ‘디에이치 방배’ 견본주택에서 고객들이 주택 모형을 둘러보고 있다. 사진=연합뉴스
Pada tanggal 18, para pelanggan sedang melihat model perumahan di rumah contoh 'The H Bangbae', sebuah kompleks rekonstruksi di Zona 5 Bangbae, Distrik Seocho, Seoul. Foto = Yonhap News

Pada masa Dinasti Joseon, wilayah Bangbae-dong merupakan kawasan pertanian di selatan Sungai Han dan sebagian besar termasuk dalam Sindong-myeon, Siheung-gun, Gyeonggi-do. Seperti halnya wilayah Gangnam di Seoul saat ini secara umum, kawasan Bangbae-dong pada masa itu juga berpusat pada pertanian. Bahkan selama masa penjajahan Jepang, Bangbae-dong tetap menjadi kawasan pertanian dan tidak ada pembangunan khusus yang dilakukan. Setelah kemerdekaan pada tahun 1945, Bangbae-dong tetap mempertahankan kondisi kawasan pedesaan tanpa perubahan berarti.

Melalui reorganisasi wilayah administratif tahun 1962, Bangbae-dong dipindahkan dari Siheung-gun, Gyeonggi-do ke Yeongdeungpo-gu, Seoul. Setelah itu, pembangunan Bangbae-dong mulai dilakukan secara perlahan, namun wilayah ini tetap menjadi kawasan di mana pertanian dan tempat tinggal hidup berdampingan.

Saat ini, Bangbae-dong sangat berkaitan erat dengan reorganisasi wilayah administratif Seoul dan pembangunan kawasan Gangnam. Melalui reorganisasi wilayah administratif Kota Seoul, Bangbae-dong sempat masuk ke dalam Gwanak-gu yang baru dibentuk. Sejak periode inilah, saat pembangunan Gangnam dimulai dengan serius, angin pembangunan juga mulai bertiup ke Bangbae-dong. Pada pertengahan tahun 1970-an, Bangbae-dong mulai dikembangkan relatif lebih awal dibandingkan lingkungan lain di kawasan Gangnam. Dari tahun 1972 hingga 1985, proyek penataan lahan I-su (Namsoul) dan proyek penataan lahan tambahan I-su dilaksanakan, yang membentuk dasar kawasan hunian di Bangbae-dong.

Pada tahun 1988, saat Distrik Seocho, Seoul dipisahkan dari Distrik Gangnam, Bangbae-dong dimasukkan ke dalam Distrik Seocho. Sejak saat itu, Bangbae-dong berkembang menjadi salah satu pusat hunian di Distrik Seocho. Pada masa ini, kompleks apartemen skala besar mulai bermunculan di sekitar Bangbae-dong, dan kawasan hunian kelas atas pun terbentuk. Ini merupakan perubahan yang terjadi sebagai bagian dari pembangunan Gangnam.

Pada tahun 1990-an, Bangbae-dong telah memantapkan posisinya sebagai salah satu kawasan hunian representatif di Gangnam dan menarik perhatian karena lingkungan tempat tinggalnya yang tenang dan nyaman. Secara khusus, wilayah Bangbae-bon-dong berkembang menjadi lingkungan rumah mewah. Sebelum penyesuaian ulang distrik sekolah pada tahun 1998, Bangbae-dong termasuk dalam Distrik Pendidikan 9, namun setelahnya dimasukkan ke dalam Distrik Pendidikan 8. Hal ini semakin memperkuat antusiasme terhadap pendidikan di sana.

Pada tahun 2000-an, Bangbae-dong tetap mempertahankan popularitasnya sebagai kawasan hunian di Gangnam, dan rekonstruksi rumah tapak dilakukan dengan aktif. Dengan munculnya kompleks apartemen baru seperti Lotte Castle Arte dan Bangbae Art Xi, lingkungan hunian pun mengalami modernisasi. Hingga saat ini, rekonstruksi dan pembangunan kembali di Bangbae-dong terus berlanjut, yang berujung pada perbaikan lingkungan hunian dan peningkatan kemewahan.

Bangbae-dong memiliki aksesibilitas yang baik ke Jalan Tol Gyeongbu dan jalan-jalan utama di Seoul, serta merupakan titik transit transportasi yang dilewati jalur kereta bawah tanah nomor 2, 4, dan 7. Selain itu, kawasan komersial di sekitar Simpang I-su dan Stasiun Naebang yang berkembang pesat juga menambah kenyamanan dalam bermukim.

Bangbae-dong masih menjadi salah satu kawasan hunian utama di Seoul yang mempertahankan tingkat preferensi hunian yang tinggi berkat lingkungan hidup yang tenang dan nyaman. Bangbae-dong, yang merupakan campuran antara lingkungan perumahan tradisional dan kompleks apartemen modern, dikenal sebagai kawasan elit di Seoul dan saat ini terus berkembang melalui rekonstruksi dan pembangunan kembali.

방배동은 재건축과 재개발이 지속되고 있으며, 주거 환경 개선과 고급화가 이뤄지고 있다. 자료=아실
Rekonstruksi dan pembangunan kembali terus berlanjut di Bangbae-dong, serta perbaikan lingkungan hunian dan peningkatan kemewahan sedang berlangsung. Sumber = Asil

Saat ini, sejumlah proyek rekonstruksi dan pembangunan kembali sedang berjalan di Bangbae-dong. Proyek rekonstruksi skala besar sedang aktif dilakukan di Zona 5, Zona 6, dan Zona 13 Bangbae, dan proyek-proyek ini mengubah Bangbae-dong menjadi kawasan hunian yang lebih mewah. Secara khusus, dengan masuknya apartemen merek premium seperti 'The H Bangbae', lingkungan hunian Bangbae-dong diperkirakan akan meningkat secara signifikan.

Setelah dibukanya Terowongan Seoripul, aksesibilitas transportasi Bangbae-dong meningkat drastis. Hal ini membuat Bangbae-dong lebih nyaman untuk diakses dalam area kehidupan Gangnam dan meningkatkan nilainya sebagai tempat tinggal. Jika perbaikan infrastruktur transportasi terus berlanjut di masa depan, kemungkinan besar preferensi hunian di Bangbae-dong akan semakin meningkat.

Rencana pembangunan fasilitas bisnis juga patut diperhatikan. Rencana pembangunan kawasan perkantoran MDM (pengembang) di Taman Seoripul, yang merupakan lokasi bekas Komando Intelijen Angkatan Darat di Distrik Seocho, direncanakan akan menjadi pusat baru bagi kawasan Gangnam, Seoul. Lokasi ini memiliki luas sekitar 96.797㎡, lebih besar dari area Global Business Center (GBC) di Samseong-dong, Distrik Gangnam.

Melihat isi pembangunan utama, rencana tersebut adalah membangun kompleks bisnis berteknologi tinggi. Di lahan bagian selatan, terdapat rencana untuk menarik perusahaan dan fasilitas penelitian canggih yang terkait dengan industri 4.0 seperti blockchain, big data, dan bioteknologi. Melalui ini, direncanakan untuk mengembangkannya menjadi klaster industri berteknologi tinggi yang mewakili kawasan Gangnam, Seoul. Di lahan bagian utara, fasilitas budaya kompleks seperti museum seni besar akan dibangun, bersama dengan area publik. Hal ini mencerminkan rencana pengembangan menjadi ruang multifungsi di mana budaya dan alam berpadu, bukan sekadar ruang kerja.

Kawasan perkantoran ini secara khusus dikelilingi oleh Taman Seoripul yang berperan sebagai paru-paru Gangnam, sehingga akan menjadi kawasan perkantoran 'dekat hutan' di mana alam dan ruang kerja berpadu. Ini menargetkan ruang kerja di mana teknologi mutakhir dan alam hidup berdampingan, seperti Apple Park di Silicon Valley, AS.

Total biaya proyek yang diinvestasikan mencapai 2,3 triliun won. Pembangunan ini merupakan proyek utama yang mendorong perkembangan Distrik Seocho, dan diharapkan daya saing kota di sekitar Seocho-dong dan Bangbae-dong akan meningkat secara signifikan.

Singkatnya, nilai properti di Bangbae-dong akan meningkat pesat dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini akan didorong oleh faktor-faktor utama seperti berjalannya proyek rekonstruksi, perbaikan infrastruktur transportasi, kawasan perkantoran mewah berskala besar, dan transformasi menjadi hunian kelas atas. Secara khusus, Bangbae-dong memiliki kemungkinan yang sangat tinggi untuk menjadi kawasan elit terbesar yang baru di kawasan Gangnam dalam 10 tahun ke depan.

Kim Hak-ryeol, kepala Smart Tube Property Research Institute yang terkenal dengan nama pena 'Pashong', pernah menjabat sebagai ketua tim di Divisi Riset Properti Korea Gallup. Ia mengelola dan menjalankan blog Naver 'Pashong's World Exploration' dan YouTube 'Stu TV'. Karyanya antara lain 'Prinsip Mutlak Properti Seoul (2023)', 'Masa Depan Properti Incheon (2022)', 'Prinsip Mutlak Investasi Properti Kim Hak-ryeol (2022)', 'Peta Masa Depan Properti Korea (2021)', 'Mulai Sekarang Hanya Tempat yang Naik yang Akan Naik (2020)', 'Panduan Penggunaan Properti Korea (2020)', dan lain-lain.

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
김학렬 스마트튜브 부동산조사연구소장

필명 빠숑으로 유명한 김학렬 스마트튜브 부동산조사연구소장은 한국갤럽조사연구소 부동산조사본부 팀장을 역임했다. 네이버 블로그 ‘빠숑의 세상 답사기’와 유튜브 ‘스튜TV’를 운영·진행하고 있다. 저서로 ‘3040 부린이 처음 부동산 투자(2026)’ ‘다시쓰는 대한민국 부동산 사용 설명서(2025)’ ‘경기도 부동산의 힘(2024)’ ‘서울 부동산 절대원칙(2023)’ ‘인천 부동산의 미래(2022)’ ‘김학렬의 부동산 투자 절대원칙(2022)’ ‘대한민국 부동산 미래지도(2021)’ ‘이제부터는 오를 곳만 오른다(2020)’ 등이 있다.

writer@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지