주메뉴바로가기본문바로가기
비즈한국 비즈한국

Laporan Lapangan
Era 'Siaran Langsung' Kini Hadir di Pasar Namdaemun

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.  Read original in Korean →

[비즈한국] “Ini kain katun seersucker, jadi terasa sejuk saat dipakai musim panas. Kalau dipadukan dengan celana yang saya tunjukkan tadi, hasilnya cantik sekali. Tinggi badan 120cm dan berat 24kg? Pilih ukuran XXL, pasti pas.”

Siaran belanja pakaian anak sedang berlangsung di platform live commerce. Pemandu acara menyorot satu per satu barang yang dipajang di toko pakaian anak di Pasar Namdaemun sambil memberikan penjelasan. Penonton yang menyaksikan siaran secara langsung menanyakan informasi mengenai harga dan ukuran melalui kolom komentar, dan pemandu acara langsung menjawabnya. Begitu ada penonton yang menyatakan ingin membeli, pemandu acara tersebut mencatat ID pembeli dan barang yang dipesan di buku catatan. Siaran yang dimulai pukul 11 pagi dan berakhir 2 jam kemudian ini mencatatkan jumlah penonton kumulatif lebih dari 300 orang.

지난 23일 찾은 남대문시장의 한 아동복 상가. 한창 붐빌 시간인 낮 12시에도 한산한 모습이다. 사진=박해나 기자
Suasana salah satu pusat pakaian anak di Pasar Namdaemun yang dikunjungi pada tanggal 23. Meski seharusnya menjadi jam sibuk pada pukul 12 siang, tempat ini terlihat sepi. Foto=Reporter Park Hae-na

Pusat Pakaian Anak Namdaemun Sepi, Pedagang Mengeluh “Ini Waktunya Ramai, Kok Malah Begini”

Di media sosial pribadi dan platform live commerce, apa yang disebut sebagai 'siaran pasar', di mana orang bisa membeli barang pasar melalui pemandu acara yang datang langsung ke Pasar Dongdaemun atau Namdaemun, tengah populer. Belanja ke pasar yang dulunya dianggap sebagai kegiatan yang harus "turun langsung ke lapangan" (val-pum-panun mat), kini bisa dilakukan dengan nyaman dari rumah.

Kunjungan ke salah satu pusat pakaian anak di Pasar Namdaemun pada tanggal 23 menunjukkan papan 'Diskon' terpasang di setiap toko seolah-olah saling bersaing. Mengingat karakteristik Namdaemun yang biasanya mengeluarkan produk baru satu musim lebih awal, baju musim semi yang nyaman dipakai saat ini kini menumpuk sebagai barang diskon. Produk baru musim panas yang baru saja keluar pun sudah tersedia banyak. Saat-saat seperti sekarang, di mana orang bisa membeli barang diskon sekaligus produk baru, seharusnya menjadi masa panen bagi Pasar Namdaemun. Namun, akibat dampak Covid-19, pusat perbelanjaan ini terlihat sepi.

Seorang pedagang pakaian anak mengatakan, "Dulu, ini adalah masanya pembeli membludak. Saking ramainya, berjalan saja susah. Karena Covid-19, pembeli jadi sangat sedikit," ujarnya. Pedagang lain yang hampir tidak menerima pembeli sepanjang pagi juga mengeluh, "Ini seharusnya waktu ramai, kok malah jadi begini."

Pasar Namdaemun adalah kiblat pakaian anak di Korea dengan lebih dari 1.000 toko terkait. Sebagian besar produk populer di toko daring berasal dari 'Pasar Namdaemun'. Selain grosir, mereka juga melayani penjualan eceran, sehingga pelanggan utama perdagangan siang hari adalah para ibu yang datang untuk membelikan baju anak. Itulah sebabnya dampak Covid-19 terasa jauh lebih besar.

Pedagang A berkata, “Para ibu datang berbelanja setelah mengantar anak mereka ke taman kanak-kanak atau sekolah. Karena mereka harus pulang sebelum anak-anak pulang sekolah, biasanya pasar hanya ramai sebentar dari jam 11 pagi sampai jam 1 siang. Karena Covid-19 membuat anak-anak tidak bisa pergi ke sekolah, para ibu pun tidak bisa keluar sehingga pelanggan menghilang. Situasi baru sedikit membaik belakangan ini setelah anak-anak bisa bersekolah kembali.”

남대문시장의 아동복 매장에서 라이브 방송을 진행 중인 한 개인 판매자의 모습. 사진=박해나 기자
Seorang penjual perorangan yang sedang melakukan siaran langsung di toko pakaian anak di Pasar Namdaemun. Foto=Reporter Park Hae-na

Pelanggan yang Tak Bisa ke Pasar Akibat Covid-19, Berbelanja Secara Real-Time Lewat 'Siaran Langsung'

Di sudut-sudut toko yang sepi karena berkurangnya pembeli, kita sering melihat penjual yang mendirikan tripod untuk melakukan siaran langsung (live streaming). Pelanggan yang sulit mengunjungi toko secara langsung membeli pakaian melalui siaran tersebut. Penjual perorangan mengunjungi Pasar Namdaemun atas nama pelanggan untuk memperlihatkan barang-barang di toko, lalu pelanggan memesan produk yang mereka sukai. Setelah mengumpulkan pesanan hingga siaran berakhir, penjual perorangan tersebut segera membeli barang di toko dan mengirimkannya kepada pelanggan melalui kurir.

Seorang pedagang di Pasar Namdaemun mengatakan, "Belakangan ini, kunjungan pelaku usaha yang melakukan pasar pribadi meningkat drastis. Mereka datang langsung dan berjualan sambil siaran. Jumlah pesanannya lumayan banyak." Seorang penjual perorangan yang ditemui di Pasar Namdaemun menjelaskan, "Saya sudah berjualan lewat siaran langsung selama sekitar 2 bulan. Saya siaran 2 kali sehari. Rata-rata penonton per siaran sekitar 30-40 orang, bahkan bisa lebih dari 100 orang saat ramai."

Ada juga penjual perorangan yang melakukan siaran langsung untuk target pembeli asing. Seorang warga Tiongkok yang ditemui di pusat perbelanjaan sedang memperlihatkan produk pakaian anak kepada penonton melalui siaran langsung media sosial dan menerima pesanan. Ia menunjuk produk yang diinginkan sambil membolak-balik katalog di toko, dan setelah pedagang mengambilkan barangnya, ia langsung memperkenalkannya di siaran.

Karena volume penjualan lewat siaran langsung meningkat, pedagang pasar pun aktif mendukung siaran tersebut. Agar penjual perorangan lebih mudah menjual barang, mereka menyiapkan daftar harga dan nama produk di atas kertas, serta memberikan diskon. Seorang pedagang yang baru pertama kali melakukan siaran langsung dengan penjual perorangan berkata, "Saya kagum ada cara berjualan baru seperti sekarang. Di saat jumlah pembeli menurun, cara seperti ini sangat membantu."

Dari sisi pelanggan, tingkat kepuasannya pun tinggi. Yoon (34), warga Distrik Seongbuk, Seoul, mengatakan, “Banyak saatnya saya gagal memilih ukuran kalau beli pakaian anak secara daring, atau pengiriman tertunda tanpa kepastian karena stok kurang. Kalau beli lewat siaran langsung, saya bisa langsung bertanya tentang ukuran atau bahan sehingga risikonya kecil, dan karena stok dicek secara real-time, saya bisa langsung menerima barangnya, jadi saya senang.”

라이브 커머스 플랫폼에서 남대문시장 방송으로 인기를 끌고 있는 개인 판매자들의 방송. 사진=그립 캡처
Siaran para penjual perorangan yang populer karena tayangan Pasar Namdaemun di platform live commerce. Foto=Tangkapan layar Grip

Pemerintah Daerah, Petani, Hingga Penerbit… Akankah Menjadi Alternatif bagi Konsumsi Luring yang Lesu?

Pasar live commerce domestik terus berkembang. EBEST Investment & Securities memperkirakan dalam laporan analisis industri bulan September tahun lalu bahwa skala pasar live commerce domestik pada tahun 2020 mencapai 3 triliun won. Pasar ini diproyeksikan tumbuh hingga 8 triliun won pada tahun 2023.

Belakangan, live commerce muncul sebagai alternatif baru bagi pelaku usaha yang kesulitan akibat lesunya konsumsi luring. Pemerintah daerah yang mengalami penurunan wisatawan drastis karena jaga jarak sosial terus menjual produk khas daerah melalui live commerce, dan para petani yang kesulitan karena akses pemasaran produk pertanian tertutup juga berbondong-bondong memulai live commerce.

Penerbit dan toko buku lingkungan yang mengalami kesulitan karena jumlah pengunjung berkurang juga meluncurkan 'Live Toko Buku', dan barang-barang seperti mobil bekas hingga voucher hotel juga mulai dijual melalui live commerce.

Kim Ik-sung, Profesor di Dongduk Women's University yang juga menjabat sebagai Ketua Kehormatan Asosiasi Distribusi Korea, menjelaskan, “Live commerce mendapatkan popularitas tinggi dari pelanggan karena menggabungkan komunikasi dua arah dengan unsur hiburan. Kini, siaran langsung telah menjadi elemen yang sangat penting dalam industri distribusi, baik daring maupun luring.”

Profesor Kim menambahkan, “Bagi pasar, daerah, dan usaha kecil yang aksesibilitasnya rendah karena kendala waktu dan tempat, live commerce akan menjadi kesempatan untuk mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan setia. Namun, harus dipastikan bahwa penyedia siaran terus memberikan konten yang kreatif dan kaya, serta memberikan informasi yang akurat kepada pelanggan.”

Artikel ini diterjemahkan secara otomatis oleh AI. Mungkin terdapat perbedaan dengan artikel asli berbahasa Korea.
박해나 기자

유통 산업과 기업 이슈를 취재합니다. 놓치고 있는 이야기가 있다면 들려주세요.

phn0905@bizhankook.com
저작권자 ⓒ 비즈한국 무단전재 및 재배포 금지