[비즈한국] Seiring dengan dirilisnya ‘Full Self-Driving (FSD) Supervised V14 Lite’ Tesla di Korea, minat para pemilik kendaraan terhadap target penerapan fitur tersebut semakin meningkat.

Tesla Korea mengumumkan bahwa mereka mulai mendistribusikan FSD V14 Lite di Korea pada tanggal 10. Korea menjadi pasar kedua setelah Amerika Utara yang secara resmi mendapatkan FSD V14 Lite. Targetnya adalah Model 3 dan Model Y yang diproduksi di Amerika Serikat yang dilengkapi dengan komputer FSD dan fitur FSD Supervised yang sudah aktif. Pembaruan akan diberikan secara bertahap untuk setiap kendaraan. Dengan peluncuran ini, model kendaraan yang dapat menggunakan fitur FSD di dalam negeri telah diperluas dari yang sebelumnya hanya ‘Model S’, ‘Model X’, dan ‘Cybertruck’, kini mencakup ‘Model 3’ dan ‘Model Y’.
FSD V14 Lite adalah versi yang disederhanakan agar FSD V14 terbaru dapat dijalankan pada komputer swakemudi versi lama. Perangkat lunak telah disesuaikan agar fitur FSD dapat digunakan bahkan pada kendaraan HW3 yang memiliki performa komputasi lebih rendah dibandingkan chip AI4 yang digunakan pada kendaraan terbaru. HW3 adalah komputer bantuan swakemudi yang telah diterapkan Tesla sejak tahun 2019.
Kriteria utama dari distribusi kali ini adalah negara asal produksi. Meskipun modelnya sama, kendaraan yang diproduksi di Amerika Serikat termasuk dalam target, sementara kendaraan yang diproduksi di Tiongkok dikecualikan. Dengan kata lain, meskipun spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunaknya memenuhi syarat, penerapannya bergantung pada negara tempat kendaraan tersebut diproduksi.

Latar belakang mengapa kendaraan buatan Amerika Serikat menjadi prioritas adalah adanya Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) Korea-AS. Berdasarkan FTA tersebut, kendaraan yang memenuhi standar keselamatan otomotif Amerika Serikat diakui telah memenuhi standar keselamatan di Korea. Industri melihat bahwa Tesla buatan AS mendapatkan ruang untuk memperkenalkan fitur FSD di dalam negeri melalui kerangka kerja ini.
Di sisi lain, karena kendaraan buatan Tiongkok tidak termasuk dalam cakupan FTA Korea-AS, maka kendaraan tersebut harus melalui standar keselamatan otomotif dalam negeri dan prosedur regulasi terkait secara terpisah. Meskipun secara perangkat keras mampu menjalankan FSD, kendaraan tersebut tetap dikecualikan dari distribusi FSD V14 Lite kali ini.
Berdasarkan kriteria ini, target utama pembaruan ini adalah Model 3 dan Model Y buatan AS yang dijual pada awal peluncuran di Korea. Di antara kendaraan tersebut, mereka yang memiliki komputer FSD dan mengaktifkan fitur FSD Supervised berhak mendapatkan V14 Lite.
Namun, Model 3 dan Model Y yang saat ini dijual di dalam negeri tidak termasuk dalam target distribusi ini. Hal ini dikarenakan kendaraan yang dijual di Korea untuk Model Y sejak tahun 2023 dan Model 3 sejak tahun 2024 diproduksi di pabrik Shanghai, Tiongkok. Waktu penerapannya diperkirakan akan ditentukan sesuai dengan standar keselamatan dalam negeri dan prosedur regulasi terkait.
Untuk Model S dan Model X, pemilik harus memeriksa komputer yang terpasang. Kendaraan HW3 buatan AS yang diproduksi dari musim semi 2019 hingga sebelum Maret 2023 termasuk dalam target V14 Lite jika fitur FSD Supervised-nya aktif.
Kendaraan yang diproduksi sebelum April 2019 pada prinsipnya tidak termasuk karena menggunakan komputer swakemudi lama berbasis HW2/HW2.5, namun kendaraan yang telah ditingkatkan ke HW3 setelah membeli FSD tetap masuk dalam target.
Model S dan Model X baru yang dikirimkan setelah Maret 2023 dikategorikan sebagai kelompok kendaraan yang dilengkapi chip AI4. Karena sudah termasuk dalam target penerapan FSD terbaru, maka targetnya berbeda dengan V14 Lite yang merupakan versi ringan untuk kendaraan HW3.
Distribusi FSD V14 Lite Tesla di Korea menjadi kesempatan untuk memperluas cakupan penggunaan fitur bagi kendaraan model lama buatan AS. Namun, karena Model 3 dan Model Y buatan Tiongkok masih harus melalui standar keselamatan dan prosedur regulasi dalam negeri, waktu penerapan untuk setiap model diperkirakan akan berbeda untuk saat ini.
Berlawanan dengan namanya, FSD bukanlah fitur swakemudi sepenuhnya. Ini adalah fitur bantuan swakemudi yang mengharuskan pengemudi untuk selalu mengawasi situasi berkendara. Bahkan saat fitur aktif, pengemudi harus tetap memperhatikan kondisi jalan dan bersiap untuk mengambil alih kendali kendaraan kapan saja.